Ulat Bulu
Hama Ulat Bulu Di Indonesia
Peluang Usaha-oke.com
Berita yang ramai di media masa selain briptu norman adalah hama ulat bulu.Ulat bulu mewabah di mana-mana dari wilayah Indonesia. NTB, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah , Jawa Barat sudah terserang ulat hama ulat bulu. Tidak sedikit pepohonan yang mati karena ulat bulu ini. Bulu dari ulat bulu ini sangat gatal, jangankan menyentuh, rontokan bulu yang terbawa angin yang hinggap di kulit saja gatalnya luar biasa.
Kulit yang terkena ulat bulu ini biasanya langsung terasa gatal, menghitam dan bengkak. Ulat bulu ini ternyata sepsies baru, tidak sama dengan ulat bulu-ulat bulu biasanya. Ini tentu menimbulkan pertanyaan, darimanakah asal muasal ulat bulu yang baru ini..? wallohu a’lam.
Cara atasi gatal ulat bulu ala Menteri Kesehatan
Cara atasi gatal dari ulat bulu yang di sarankan oleh menteri kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih sangat mudah dan simple. Yaitu jika terkena ulat bulu disarankan agar bulunya cepat-cepqat dihilangkan dengan cara dicuci. Jika masih gatal-gatal disarankan agar segera dibawa ke puskesmas terdekat tanpa biaya. Mudahkan….he.he..he…
Menurut bu menteri, hingga saat ini departemen kesehatan belum menerima laporan secara resmi tentang bahaya yang mengancam dari ulat bulu ini. Yan terlihat hanya gatal-gatal ringan, namun demikinn tentu yang di hawatirkan adalah anak-anak terutama yangmasih bayi, sebab ulat bulu ini terkadang masuk dalam rumah.
Hama Ulat Bulu
Hama ulat bulu yang bermunculan dimana-mana ahir-ahir ini masih belum di kategorikan sebagai bencana nasional, demikian dikatakan oleh menteri kesehatan dengan alas an kota setempat yang terserang hama ulat bulu ini masih mampu menanggulanginya.
Pada saat yang lain wakil menteri pertanian Bayu Krisnamurthi mengatakan hama ulat bulu telah menyerang 2,5 persen dari populasi pohon di Indonesia. Ia mengatakan ini saat usai mengisi kuliah umum di Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Kamis 14 April.
Menurut perkiraan, hama ulat bulu yang menyerang adalah disebabkan oleh perubahan iklim pada trahun 2010. Kita tahu bahwa tahun kemarin tidak ada kemarau, di musim kearau masih sering hujan, hingga para petanipun sulit untuk mnegoptimlkan hasil pertaniannya. Ini adalah salah satu factor munculnya hama ulat bulu yang luar biasa.
Artikel Yang Berkaitan :No comments [Comments are now closed for this post] Posted by hadizafa - April 16, 2011 at 5:33 AM
Categories: BERITA Tags: hama ulat bulu, ulat bulu, wabah ulat bulu




