5 Mitos yang Salah Tentang Aturan Makan Penyandang Diabetes

Diposting pada

Penyembuhan Diabetes – Diabetes merupakan salah satu berasal dari beraneka penyakit yang memerlukan penanganan khusus. Itu sebabnya, baik penderita ataupun keluarga penderita diabetes wajib detil didalam menerapkan pola makan yang tepat.

Sayangnya, masih cukup banyak mitos yang beredar seputar pola makan untuk diabetes. Apa saja, ya? Dan bagaimana kebenarannya? Simak sepenuhnya didalam ulasan tersebut ini.

Beragam mitos mengenai pola makan untuk diabetes
1. “Penyandang diabetes wajib jauhi sarapan”

Faktanya: Kadar gula darah yang tinggi bukan menjadi alasan untuk Anda melewatkan sarapan. Dituturkan lebih lanjut oleh Kelly O’Connor, RD berasal dari Mercy Medical Center, Baltimore, bahwa memulai pagi bersama dengan sarapan berfungsi untuk memberikan bahan bakar yang optimal bagi kelancaran kerja tubuh.

Ketika Anda tidak sarapan, maka tidak tersedia asupan gula untuk membantu kerja sel-sel tubuh agar tubuh dapat memproduksi gula sendiri berasal dari cadangan gula di tubuh yang kelanjutannya justru membuahkan gula darah yang terlalu tinggi. Bahkan, penelitian memperlihatkan bahwa tidak makan pagi justru meningkatkan risiko obesitas dan resistensi insulin.

Oleh dikarenakan itu, usahakan untuk sarapan di pas yang serupa tiap-tiap harinya, demi melindungi kandungan gula darah didalam jumlah yang konsisten. Salah satu alternatif untuk sarapan yang sehat adalah jauhi makanan gorengan, tinggi lemak, tapi memilih yang tinggi serat dan tinggi protein.

2. “Penyandang diabetes tidak boleh makan manis”

Penyandang diabetes sebenarnya wajib menghambat mengonsumsi makanan manis atau makanan lain yang memiliki kandungan gula. Namun, bukan artinya penyandang diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan manis serupa sekali.

Penyandang diabetes masih boleh sesekali makan manis, dapat tapi porsi kecil dan batasi umpama cuma satu kali didalam seminggu. Atau jikalau idamkan makan manis tiap-tiap hari, memilih makanan manis tapi memiliki kandungan nutrisi lain yang baik, andaikata buah, buah mempunyai rasa manis tapi tinggi serat dan nutrisi lainnya.

Anda boleh makan buah tiap hari, tapi sebaiknya memilih terhitung buah yang rendah indeks glikemik, seperti apel, anggur, jeruk, atau buah pear. Dan senantiasa ingat untuk mkemperhatikan porsi, jangan hingga berlebih. Selain itu, Anda dapat gunakan pemanis rendah kalori sebagai alternatif pengganti gula.

3. “Penyandang diabetes tidak boleh ngemil”

Faktanya: Mungkin selama ini banyak orang berpendapat jikalau ngemil justru dapat sebabkan kenaikan kandungan gula darah dan berat badan. Sehingga, ke dua perihal ini terlalu dihindari oleh penderita diabetes. Faktanya, Anda sebenarnya senantiasa dapat ngemil walaupun sudah didiagnosis mempunyai diabetes.

Kuncinya, pilihlah snack yang sehat sekaligus aman bagi diabetesi agar tidak sebabkan gula darah naik secara drastis. Salah satu yang dapat Anda coba yakni snack bar dengan bahan basic kedelai. Pasalnya, kedelai tidak cuma kaya dapat protein dan serat, tapi terhitung memiliki indeks glikemik (IG) yang rendah.

Makanan bersama dengan indeks glikemik yang rendah seperti kedelai ini, memiliki kandungan serat didalam jumlah yang cukup agar dicerna perlahandi didalam tubuh. Akhirnya, gula darah yang naik pun tidak langsung melonjak tajam. Tidak cuma itu, makanan bersama dengan indeks glikemik rendah ini terhitung dapat sebabkan Anda kenyang lebih lama agar menahan makan terlalu berlebih andaikata dikonsumsi sebelum makan besar.

4. “Penyandang diabetes tak boleh makan karbohidrat”

Faktanya: Karbohidrat tidak senantiasa jelek dan berbahaya bagi penderita diabetes. Yang terpenting, Anda senantiasa memperhitungkan jumlah dan model karbohidrat yang Anda konsumsi. Pasalnya, tidak seluruh karbohidrat itu wajib dihindari.

Masih tersedia karbohidrat bersama dengan indeks glikemik rendah, yang tentu saja baik untuk penderita diabetes, di antaranya kacang kedelai, , beras merah, oatmeal, hingga gandum utuh. Konsumsi makanan tersebut bersama dengan porsi tepat dapat bantu melindungi kandungan gula darah Anda senantiasa stabil.

5. “Pola makan yang sehat dapat mengobati diabetes“

Faktanya: Diabetes hingga pas ini belum dapat disembuhkan. Pola makan yang tepat sebenarnya tidak dapat mengobati penyakit diabetes, dapat tapi dapat membantu mengendalikan gula darah agar tidak berjalan komplikasi diabetes.

Jika Anda penyandang diabetes, terlebih diabetes model dua, maka insulin yang diproduksi didalam tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal untuk merubah gula berasal dari makanan, menjadikan energi bagi kerja sel-sel didalam tubuh.

Akibatnya, andaikata Anda mengonsumsi gula berlebih, dapat menumpuk di didalam darah, yang sebabkan gula darah Anda melonjak pesat. Solusinya, patuhi ketetapan pola makan untuk diabetes, bersama dengan makan makanan yang sehat seperti snack bar berbahan basic kedelai dan menghambat makanan yang dapat sebabkan kenaikan kandungan gula darah berlebih seperti minuman tinggi gula, kue atau keik yang terlalu manis, dll.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *